Sannakji, Kuliner Ekstrem dari Korea Selatan

Pernah mendengar sannakji? Sannakji adalah salah satu sajian dari ikan mentah yang populer di Korea. Masyarakat Korea biasa menyebutnya dengan istilah nakji.

Yang menjadikan kuliner dari Negeri Ginseng ini cukup ekstrim adalah sannakji dimakan dalam keadaan hidup. Gurita yang masih hidup dipotong-potong lalu dibubuhi wijen, serutan daun bawang, dan saus ringan. Terkadang tentakel yang sudah dipotong tadi masih bisa bergerak-gerak.

Tetapi ada juga yang menyajikan sannakji dalam keadaan utuh. Terutama jika ukuran guritanya tidak terlalu besar.

Biasanya sannakji disajikan di restoran-restoran Korea yang menyajikan makanan laut, di bar-bar (sebagai pendamping minuman beralkohol seperti soju (arak khas Korea) ), bahkan sampai warung-warung makan biasa.

Bagi orang asing makanan ini dianggap ekstrem, tetapi bagi orang Korea makanan ini dianggap lezat dan tidak terlalu aneh.

Memakan sannakji membutuhkan teknik tertentu, sebab jika salah dalam cara memakannya bisa membahayakan nyawa. Jika tidak dikonsumsi dengan benar tentakelnya bisa tersangkut ditenggorokan dan mengisap dinding tenggorokan, membuat orang yang memakannya mengalami penyumbatan saluran pernapasan. Untuk itu orang yang hendak menyantap sannakji harus memegang potongan gurita tersebut dalam posisi yang benar.

Makanan tersebut sebaiknya juga dikunyah secara sempurna sebelum ditelan. Kalau biasanya Anda butuh waktu setengah menit hingga satu menit untuk mengunyah makanan, Anda bisa menghabiskan bermenit-menit untuk mencerna sannakji. Belum lagi sensasi potongan tentakel gurita yang menggeliat-geliat di dalam mulut.

Walaupun begitu, masih ada saja kasus orang yang tersedak saat memakan sannakji terjadi. Bahkan ada yang sampai meninggal dunia.

Tertarik mencoba?